WahanaNews-Jateng | Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Firman Santyabudi, berikan lampu hijau untuk Polda Jateng semisal hendak memperpanjang rute One Way.
Hal itu menyusul peningkatan jumlah kendaraan yang melakukan mudik dibandingkan arus mudik tahun 2019.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Terutama di aglomerasi Solo Raya dan Semarang.
"Itu inovasi, kami beri ruang seluas-luasnya untuk menentukan diskresi di wilayah," katanya saat di Kota Semarang, Kamis (5/5).
Kakorlantas menyebut, rekayasa arus lalu lintas One Way diperpanjang hingga GT Bawen Kabupaten Semarang boleh saja dilakukan sepanjang ada kebutuhan mendesak dan angka kebangkitan kendaraan tinggi.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Sebelumnya, One Way Nasional dilakukan dari Gerbang Tol Kalikangkung KM 414 ke GT Cikampek KM 47.
"Silahkan saja, kenapa tidak. Yang penting komunikasi saja, saling pengertian saling komunikasi pengertian," tuturnya.
Sementara itu, Dirlantas Polda Jateng, Kombes Agus Suryonugroho mengatakan, memang meminta izin kepada Kakorlantas terkait One Way lokal.
One Way lokal diambil semisal ada kebangkitan arus yang mungkin terjadi dari aglomerasi Solo raya, Semarang dan Jawa Timur.
Selain itu, langkah tersebut diambil dengan pertimbangan perbandingan angka kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah di mudik tahun 2019 dengan 2022 ada peningkatan jumlah kendaraan sebanyak 8 ribu sampai 10 ribu.
Pada saat arus mudik tahun 2019 saja di Bawen ke Banyumanik sudah krodit dan bergerak pelan.
Apalagi ada kenaikan jumlah kendaraan di tahun ini.
"Kami prediksi cukup padat, bahkan kalau tak dikelola bisa menimbulkan kemacetan," tandasnya. [non]