WahanaNews-Borobudur | Nasib malang dialami Suroso (70), warga Dusun Bogelen, Desa Kembang Limus, Borobudur, Magelang.
Ia tewas terkena longsoran tebing setinggi lebih dari 6 meter.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Diduga longsor tersebut akibat tanah yang labil lantaran sebelumnya lokasi diguyur hujan lebat.
Kejadian tersebut bermula ketika korban bersama warga lainya sedang melakukan pekerjaan membuat talut senderan jalan tebing untuk pertanian.
Sekitar pukul 13.20, Kamis (26/5), korban sedang bekerja tiba-tiba tebing longsor dan mengenai korban.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Melihat kejadian tersebut para warga lainya langsung menolong dan mengevakuasi korban.
“Setelah berhasil dievakuasi korban dilarikan di rumah sakit, namun korban tak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal,” kata Mustofa, saksi mata.
Sementara itu Kepala BPBD Kabupaten Magelang Edi Wasono mengatakan, sebelum kejadian longsor daerah tersebut terjadi hujan yang cukup lebat.
“Diduga warga tidak melakukan perhitungan saat membuat senderan, Pasalnya di atas tanah ada potensi longsoran dengan adanya aliran air di sekitar lokasi,” ujar Edi.
Sementara itu setelah disemenyamankan di rumah duka, korban longsor malam harinya langsung di makamkan di pemakaman setempat.
Kini kasus tersebut masih diselidiki oleh Polsek Muntilan. [non]