“Hari ini kami berdiskusi dan bersosialisasi dengan warga di sana terkait dengan hal tersebut. Diskusi dari warga tersebut kami tampung. Sebagian dari mereka merasa lebih kesulitan karena harus melewati flyover dahulu,” imbuh Sunoto.
Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro juga mengatakan bahwa nantinya tidak ada perlintasan rel kereta api dengan jalan umum di sana.
Baca Juga:
Hinca Panjaitan Curigai Aliran Dana dari Perdagangan Tambang Emas Ilegal
“Dibangunnya flyover sebagai pengganti perlintasan, supaya tidak sebidang lagi,” ujarnya.
Sementara itu, seorang warga Mranggen, Heru W, mengaku bahwa dirinya sempat kaget seusai mengetahui perlintasan di bawah flyover akan ditutup.
“Nah, nanti lewat mana selain lewat flyover? Berarti tidak bisa lewat bawah, ya,” katanya.
Baca Juga:
Perkuat Edukasi Kelistrikan Saat Banjir, PLN Turun Langsung Edukasi Masyarakat Pesisir
“Kalau mau perjalanan yang dekat-dekat lebih enak lewat bawah sepertinya, kalau harus masuk ke flyover dulu agak memutar.
Tapi setelah flyover jadi mudah-mudahan tidak ada macet lagi seperti sekarang ini,” harapnya.
Sebagai informasi, pembangunan Flover Ganefo saat ini tengah dikerjakan.