Semarang.WahanaNews.co | Korban penembakan orang tak dikenal di Semarang, RW (34), hingga kini masih menjalani perawatan di RS Hermina Banyumanik.
Kondisi korban sudah membaik pascaoperasi pengambilan proyektil peluru di perutnya. Meski demikian, dia harus menjalani proses pemulihan. Untuk memberi perlindungan kepada korban, tim gabungan TNI dan kepolisian melakukan penjagaan selama korban dirawat. Begitu juga anak-anak korban.
Baca Juga:
Jenderal Maruli Tegaskan, Prajurit TNI Pelaku Penembakan 3 Polisi di Lampung Bakal Dipecat
Saat ini, anak-anak korban dipindahkan sementara dari rumah pribadi.
Komandan Kodim 0733 BS/Semarang Letkol Inf Honi Havana mengatakan anggota tim yang menjaga korban di rumah sakit bertugas secara piket. Mereka berasal dari berbagai kesatuan.
"Dari kita ada dari Kodim, Denintel dan Pomdam. Kita membuat piket untuk menjaga korban sehingga kita menjamin keamanannya selama di rumah sakit," katanya.
Baca Juga:
Kasus Penembakan Bos Rental: Permohonan Restitusi Ditolak, Ini Alasan Hakim
Sementara anak-anak korban, lanjutnya, sekarang sudah berada di tempat yang aman. "Untuk anak-anak korban dan keluarganya sudah kita pindahkan. Itu rumah pribadi yang di Jalan Cemara. Sudah dipindahkan ke asrama Yon Arhanud 15 Semarang. Jadi kita yakinkan keluarga aman di lingkungan asrama," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa penembakan terjadi di Kota Semarang pada Senin (18/7/2022) lalu.
Sekelompok orang tak dikenal menembak RW yang merupakan istri anggota TNI. Penembakan terjadi di depan rumah korban. Akibatnya korban mengalami luka tembak di bagian perut.[gab]