JATENG.WAHANANEWS.CO, Semarang - Pemerintah Kota Semarang menargetkan penanaman 10.000 pohon mangrove di kawasan tepi pantai sebagai wujud kepedulian dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, di Semarang, Jumat (15/8/2025), menyebutkan pihaknya telah memesan sebanyak 4.000 mangrove untuk ditanam hingga akhir Agustus 2025.
Baca Juga:
Polisi Limpahkan Kasus Mahasiswa Undip Pembuat Konten Porno ke Kejaksaan
"(Mangrove, red.) 10.000 sih targetnya. Tapi kalau kami beli di pembibitan kan harus berkala, yang bisa diambil untuk ditanam akhir Agustus nanti 4.000 mangrove. Nanti mungkin sampai akhir September bisa tambah lagi," katanya, di Semarang, Jumat.
Menurut dia, penanaman mangrove sangat baik untuk mencegah abrasi dan intrusi yang dapat terjadi di kawasan pantai yang selama ini mengancam kawasan pesisir.
Bahkan, mangrove dapat digunakan sebagai rumah bagi habitat fauna sehingga ekosistem kawasan pesisir bisa tetap terjaga.
Baca Juga:
Investor Dubai Siap Tanam Modal Bangun Pabrik Pupuk Urea di Jawa Tengah
Terdapat dua jenis mangrove yang akan ditanam di kawasan pantai Kota Semarang, yaitu Rhizophora mucronata atau dikenal dengan bakau dan Avicennia marina atau api-api putih.
Mangrove berjenis Avicennia marina dapat dimanfaatkan sebagai tepung sedangkan mangrove bakau dapat berguna sebagai pewarna alami.
"Ini membuktikan bahwa pohon mangrove tidak hanya bermanfaat bagi alam tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat," katanya.