WahanaNews-Solo | Pada 31 Desember 2021 sekitar pukul 14.30 WIB, sebuah foto baliho memuat tulisan "liburan aman ke Solo aja" viral di media sosial. Foto baliho itu diunggah di akun Twitter @sinemasisifus.
Hingga Senin (3/1/2022), foto baliho itu telah disukai lebih dari 31.600 pengguna akun Twitter dan dicuitkan ulang sebanyak 6.189 pengguna Twitter.
Baca Juga:
Sepanjang Libur Lebaran Idulfitri, Pemkab Angkut 8.126 Ton Sampah dari Pulau Harapan
Foto baliho liburan aman ke Solo yang diunggah akun tersebut mendapat respons dari Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
"Pro gamer move," tulis Gibran di akun tersebut.
Ditemui di Balai Kota Solo, Gibran mengatakan, pemasangan baliho tersebut dilakukan Pemkot Solo sebelum Yogyakarta ramai adanya klitih.
Baca Juga:
Belanja Pakai Uang Palsu, Wanita di Kawasan Kemang Jaksel Diciduk Polisi
"Itu (baliho) bukan karena klitih terus aku masang," kata Gibran, Senin.
Menurut dia, pemasangan baliho di Yogyakarta merupakan salah satu upaya Solo mempromosikan sebagai destinasi wisata yang aman.
Gibran mengungkapkan, selain di luar Solo, baliho promosi destinasi wisata Solo aman tersebut juga dilakukan di media sosial.
Putra sulung Presiden Jokowi itu mengatakan telah mengusulkan kepada Wali Kota Yogyakarta terkait rencana Pemkot Solo memasang baliho terkait destinasi wisata di stasiun Yogyakarta.
Senada dengan Gibran, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Solo Aryo Widyandoko mengatakan, pemasangan baliho itu dipasang sebelum Yogyakarta ramai soal klitih dan PPKM Level 3 yang kemudian batal diterapkan.
Pemasangan baliho di wilayah Yogyakarta tersebut sebagai salah satu upaya untuk mendongkrak pariwisata di Solo pada akhir tahun.
"Tagline yang paling gampang orang berlibur itu kan aman, baik Covid maupun aman dari yang lainnya," kata Aryo.
Baliho tersebut dipasang pada Oktober 2021. Rencananya berlangsung dua pekan. Namun, diduga karena belum ada pemasangan yang baru di wilayah itu sehingga baliho milik Pemkot Solo itu masih terpasang hingga sekarang. [rda]