JATENG.WAHANANEWS.CO, Magelang - Gerakan "ASN Ngelarisi Pasar Rakyat" merupakan upaya Pemerintah Kota Magelang untuk meningkatkan transaksi jual beli kebutuhan masyarakat di pasar rakyat, ujar Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (DPPKUM) Kota Magelang, Syaifullah.
"Sehingga pasar menjadi ramai dan pendapatan pedagang menjadi meningkat," katanya dalam rilis Bagian Prokompim Pemkot Magelang diterima di Magelang, Selasa (25/3/2025).
Baca Juga:
Bupati Deli Serdang Serahkan SK Pemberhentian dan Pensiun kepada 31 ASN
Ia mengatakan hal itu pada peluncuran gerakan "ASN Ngelarisi Pasar Rakyat" yang diawali oleh ASN dan pegawai BUMD beramai-ramai belanja di Pasar Rejowinangun dan Pasar Kebonpolo Kota Magelang, Senin (24/5).
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono beserta istri, Nanik Yunianti dan Wakil Wali Kota Magelang Sri Harso beserta istri, Hastuti, ikut berbelanja di Pasar Rejowinangun. Hadir pula dalam kegiatan itu, antara lain Sekda Kota Magelang Hamzah Kholifi, Kapolres Magelang Kota AKBP Anita Indah Setyaningrum, Dandim 0705/Magelang Letkol Inf Jarot Susanto, dan para kepala OPD.
Syaifullah mengatakan gerakan ini juga mendukung pencapaian visi Wali Kota Magelang periode 2025-2030 tentang Kota Magelang sebagai kota perdagangan dan jasa yang harmonis, humanis, nyaman, dan berkelanjutan.
Baca Juga:
Perubahan Besar di Pemkot Ambon, Pejabat Eselon III dan IV Bersiap Rotasi
Seluruh kepala OPD dan pimpinan BUMD diimbau untuk mewajibkan seluruh jajaran masing-masing berbelanja kebutuhan di pasar rakyat dengan ketentuan pembelian minimal untuk Eselon 2 Rp500.000, Eselon 3 Rp350.000, Eselon 4/fungsional setara Rp200.000, dan lainnya Rp50.000.
"Untuk memantau terlaksananya gerakan ini, kami wajibkan ASN melapor melalui link yang sudah kita buat," katanya.
Dia mengharapkan gerakan ini menggeliatkan perekonomian di pasar rakyat.