Penanganan pohon tumbang cukup memakan waktu, mulai sekitar pukul 20.00 Wib sampai pukul 23.00 Wib.
Kemacetan mengular. Terlebih tidak ada jalur alternatif yang memadai untuk dilalui pengendara.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Ada jalur alternatif melalui Sukoharjo Wonosobo, namun tidak direkomendasikan bagi pengendara karena lebih rawan longsor.
Menurut Alwan, angin kencang sulit diprediksi dan bisa menerjang setiap daerah, baik pegunungan maupun dataran rendah.
Karena itu, masyarakat, termasuk pengendara diimbau untuk mewaspadai potensi angin kencang yang bisa memicu pohon tumbang di lingkungan mereka.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Penanganan pohon tumbang, kata dia, melibatkan lintas sektor, baik relawan, BPBD, PLN, maupun Dinas PU jika peristiwanya di jalan.
"Kalau tumbang mengenai listrik, harus dipadamkan dulu. Makanya harus melibatkan PLN, " katanya.[non]