Setelah itu pada pukul 22.00 WIB, mereka pulang ke rumah masing-masing. Namun, keesokan harinya salah satu peserta pesta miras itu, yakni Dwi Pramono mengeluhkan rasa sakit pada bagian perut. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit, tapi nyawanya tidak tertolong.
Budi mengatakan saat temannya meninggal dunia, para peserta pesta miras itu turut hadir dalam acara pemakaman. Namun, seusai dari acara pemakaman mereka kembali menggelar pesta miras.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
“Keesokan harinya [Selasa], satu per satu korban mengeluhkan rasa sakit dan meninggal dunia. Total sementara ini ada lima orang yang meninggal dunia,” jelas Budi.[non]