WahanaNews-Borobudur | 660 personel diterjunkan Kepolisian Resor Magelang, Jawa Tengah, untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat saat umat Nasrani melaksanakan rangkaian ibadah Paskah.
“Kami akan all out dalam melaksanakan pengamanan Paskah sehingga potensi kerawanan dapat diminimalisasi,” kata Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun di Magelang, Kamis (14/4).
Baca Juga:
Survei 2025 Ungkap Gen Z Paling Toleran dan Unggul dalam Literasi Al-Qur’an
Ia menyampaikan hal tersebut saat memberikan arahan dalam Apel Pengamanan Paskah 2022 di Halaman Polres Magelang.
Menurut Kapolres, diterjunkan personel untuk sterilisasi gereja. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan TNI dan pemerintah daerah setempat terkait dengan pengamanan tersebut.
“Untuk gereja, kami berkoordinasi dengan tim keamanan internal. Hal itu bertujuan membantu jalannya pengamanan ibadah di masing-masing gereja,” katanya.
Baca Juga:
Wamen PANRB dan Wamenhub Tinjau Posko Pusat Angkutan Nataru 2026, Pastikan Layanan Publik Tetap Optimal
Sajarod menyebutkan setiap gereja yang mengadakan misa akan dijaga personel Polri, baik terbuka maupun tertutup. Adapun pelaksanaan di lapangan akan disesuaikan sesuai dengan tingkat kerawanan, lokasi, jumlah jemaat gereja, dan sebagainya.
“Semoga perayaan Paskah di Kabupaten Magelang berjalan aman dan nyaman tidak ada gangguan kamtibmas,” katanya.
Kabag Ops Polres Magelang Kompol Maryadi menjelaskan pihaknya melakukan sterilisasi gereja dan memastikan tidak ada benda mencurigakan dan hal lain yang membahayakan sebelum pelaksanaan ibadah Paskah.