WahanaNews-Borobudur | Warga di Kabupaten Magelang menggelar Pasar Suran guna menyambut 1 Muharram.
Warga dapat menikmati makanan tradisional yang dijual di pasar yang khusus buka saat malam 1 sura.
Baca Juga:
Retret di Akmil Magelang, Ketua DPRD Kota Gunungsitoli: Sinergitas Pusat-Daerah Kunci Menuju Indonesia Emas
Pasar Gayam yang biasanya buka setiap pagi, khusus menyambut malam 1 Muharram buka pada malam hari. Uniknya, warga dapat menikmati berbagai jajanan dan makanan tradisional, mulai nasi jagung, ongol-ongol, tiwul, ketan urap hingga wedang ronde.
Menariknya lagi, pembungkus makanan dalam Pasar Suran Gayam, di Desa Giri Purno, Kecamatan Borobudur tidak menggunakan plastik atau piring, namun menggunakan daun pisang.
“Keberadaan pasar budaya suran gayam dapat menjadi alternatif wisata di sekitar Borobudur, terlebih lagi dapat membangkitkan ekonomi UMKM,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Magelang, Slamet Achmad Husein, Sabtu (30/7/2022).
Baca Juga:
Dosen Untidar Dorong UMKM Magelang Naik Kelas Lewat Inovasi Beras Organik dan Sayuran
Dalam kegiatan ini juga dilakukan pawai obor dan berbagai pentas kesenian tradisional oleh warga sekitar.[zbr]