Ia hendak membanting stir ke lajur kiri tidak berani karena masih banyak pemotor.
"Saya mau banting stir ke kanan ada banyak motor.
Baca Juga:
Pemerintah Percepat Relokasi Warga Bantaran Rel, Targetkan 800 Unit Hunian Baru
Mobil juga tidak saya rem kalau tak rem takut guling," paparnya.
Ia mengaku, sempat mengobrol dengan sopir truk tronton yang mengantam mobilnya.
"Kata sopir truk tronton rem blong," ujarnya.
Baca Juga:
Menpora Resmi Angkat Muhammad Gustri Oktaviandi sebagai Dirut LPUK Kemenpora
Diberitakan sebelumnya, kecelakaan karambol terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Banyumanik, Kota Semarang, Kamis (3/2/2022) sekira pukul 15.00 WIB.
Lokasi tepat berada di sebelah markas Kodam IV Diponegoro atau seberang RSU Banyumanik 2.
Kontur jalan di lokasi kejadian menurun.