Sementara itu, Dandim 0733 Semarang Letkol Inf Honi Havana mengatakan tim gabungan TNI-Polri fokus melakukan pengejaran kepada Kopda M.
"Setelah menangkap empat pelaku penembakan dan satu penyedia senjata, tim gabungan TNI-Polri fokuskan upaya pengejaran Kopda M," kata Honi kepada wartawan, Sabtu (23/7).
Baca Juga:
Jenderal Maruli Tegaskan, Prajurit TNI Pelaku Penembakan 3 Polisi di Lampung Bakal Dipecat
Seperti diketahui, peristiwa penembakan itu terjadi di depan rumah korban, Jalan Cemara 3, Banyumanik, Kota Semarang, Senin (18/7) siang. Korban RW luka tembak di bagian perut. Kopda M yang merupakan suami RW menghilang sehari setelah kejadian itu.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah (Jateng) Kombes Iqbal Alqudusy juga memberi ultimatum kepada satu pelaku yang diduga sebagai dalang dari penembakan istri TNI di Semarang.
"Tim gabungan lain yaitu tim Pomdam (Diponegoro) dan Polda Jateng saat ini tengah memburu yang diduga otak pelaku penembakan tersebut," kata Iqbal dalam keterangannya, Sabtu (23/7/2022).
Baca Juga:
Kasus Penembakan Bos Rental: Permohonan Restitusi Ditolak, Ini Alasan Hakim
Iqbal menyampaikan sudah ada lima pelaku yang ditangkap polisi. Empat merupakan pelaku yang terekam CCTV dan satu orang pemasok senjata yang digunakan eksekutor.
"Sampai tadi malam tim gabungan Polda Jateng dan Polrestabes Semarang telah berhasil mengamankan lima orang yang diduga berkaitan dengan kasus penembakan itu," katanya.
"Lima orang itu saat ini masih dilakukan penyidikan secara intensif dan tidak menutup kemungkinan masih akan berkembang oleh tersangka-tersangka yang lain," imbuh Iqbal.[gab]