"Tadi informasi dari masyarakat mereka berkumpul. Setelah itu membentuk tim khusus untuk knalpot brong. Tadi tidak dapat semua. Kalau dapat semua bisa sampai 200 kendaraan. Tapi kami tidak ngejar. Yang tertinggal saja kami giring," ujarnya.
Menurutnya, pengendara yang terkena tersebut langsung digiring ke pos Satlantas Simpang Lima.
Baca Juga:
Radikalisasi di Kalangan Remaja: Dua Pelajar Singapura Ditangkap karena Dugaan Terorisme
Para pengendara yang terkena razia kooporatif saat digiring oleh petugas.
"Mereka sangat manut (nurut). Mereka kami giring menggunakan motornya. Rata-rata pengendara menggunakan motor Ninja," ujarnya.
Sigit mengatakan selama dua pekan telah merazia sekitar seribu sepeda motor tidak mengenakan knalpot standar.
Baca Juga:
Libur Lebaran Hampir Usai! Ini Jadwal Masuk Sekolah 2025
Dirinya menargetkan menertibkan 8.000 kendaraan tidak mengenakan knalpot standar.
"Setelah banyak nanti kami akan lakukan pemusnahan," ujarnya. [rda]