WahanaNews-Solo | Dua kasus kematian pertama akibat Covid-19 varian Omicron dilaporkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Solo pada Sabtu (22/1) lalu.
Sejak kasus Omicron pertama kali diumumkan pada 16 Desember 2021, ini merupakan kasus kematian pertama.
Baca Juga:
Posko ESDM RAFI 2026 Resmi Ditutup, Pasokan Energi Dipastikan Aman dan Terkendali
Kedua pasien diketahui memiliki riwayat komorbid atau penyakit penyerta.
Menanggapi kejadian tersebut, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meminta masyarakat tenang dan tak khawatir.
Pihaknya juga terus memantau kasus yang terjadi di wilayah sekitar.
Baca Juga:
Hadiri Rapat Paripurna DPRD Karo,Bupati Karo Sampaikan Nota Pengantar LKPH Tahun 2025
Guna mengantisipasi kemungkinan penularan Covid-19 varian Omicron, pihaknya juga telah mengirimkan sampel whole genome sequence (WGS) ke RSUD dr Moewardi dan dr Oen Kandangsapi.
“Kita pantau terus, surveilians kita jalankan. Itu aja, nunggu SE (surat edaran wali kota) terbaru,” ujarnya, Senin (23/1).
Gibran menyebut hingga saat ini belum ditemukan kasus pasien terpapar varian Omicron di Solo.