“Dibutuhkan anggaran sebesar Rp30 miliar untuk memperbaiki drainase, pembangunan tribun penonton, lintasan trek dan toilet untuk olahraga balap sepeda dan sepatu roda,” papar Gibran.
Selain merenovasi velodrome, Gibran juga mempresentasikan program prioritas pembangunan Kota Solo di antaranya pembangunan Elevated Rail Joglo, Solo Safari, Taman Balekambang, IKM Mebel Gilingan, serta revitalisasi Pasar Jongke.
Baca Juga:
Oknum Polisi Polda Jateng Diduga Habisi Bayinya Sendiri, Kini Diperiksa Propam
Gibran juga menyinggung prioritas pembangunan manusia melalui revitalisasi Solo Techno Park sebagai sarana peningkatan kualitas anak muda serta ruang untuk berkembang serta Pembangunan Museum Budaya, Sains dan Teknologi yang disiapkan menjadi kawasan pendukung riset dan akademis.
Diketahui, Musrembangwil tahun ini mengambil tema 'Meningkatkan Perekonomian yang Berdaya Saing dan Merata Didukung dengan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas'.
Bupati dan Wali Kota pun berkesempatan berdialog langsung dengan Gubernur Jateng tentang pengembangan kawasan Subosukawonosraten.
Baca Juga:
Peluang Kerja Baru bagi Pekerja Sritex, Pemprov Jateng Siapkan 8.000 Lowongan
Semua usulan dari kepala daerah diterima oleh Gubernur seraya mendorong Kepala Bappeda masing-masing wilayah untuk berdiskusi dengan Pemerintah Provinsi terkait prioritas pembangunan yang akan diusulkan nantinya.
Selain itu, Ganjar juga mendorong perbaikan dari tiap-tiap daerah, mulai dari angka inflasi, kemiskinan, kekurangan gizi, dan kekurangan pembangunan lainnya.[mga]