WahanaNews-Solo | Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa lebih memilih makan soto dan meninggalkan Presiden Jokowi saat kunjungan kerja ke Kota Solo, Jumat (11/3/2022).
Teguh meninggalkan orang nomor satu di Indonesia itu setelah dihampiri petugas keamanan dan tidak diperkenankan mendampingi Jokowi karena harus PCR di Solo Tecno Park (STP).
Baca Juga:
PLN UID Jakarta Raya Nyalakan 1.500 Pelanggan Serentak, Layanan Cepat untuk Kebutuhan Listrik Warga
Padahal, politisi PDIP Itu mendapat perintah dari Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka untuk mendampingi Jokowi.
Saat itu, Gibran masih menjalani isolasi mandiri karena terpapar Covid-19.
"Saya nggak ada perintah untuk PCR. Lha ngapain saya di sini? Beliau (Gibran) sudah perintah saya. Saya keluar pulang makan soto saja," ungkap Teguh.
Baca Juga:
Perwakilan 19 Marga Pakpak Sambangi Sejumlah Instansi Pusat, Sampaikan Dukungan Atas Persetujuan Lingkungan PT DPM
"Saya datang itu sudah tes Antigen di RS Dr Oen Kandang Sapi Solo. Tapi diberitahu tidak boleh mendekat. Saya pun keluar, saya tempat dikejar sama protokoler dan menyampaikan, Pak Wakil mohon maaf nanti kami usahakan," jelasnya.
Teguh mengaku kecewa atas kejadian itu. Pasalnya kedatangannya mewakili Wali Kota yang berhalangan hadir tidak direspon baik.
Bahkan ia pun sudah meminta untuk menyambut kedatangan Jokowi di depan lobi, agar segera bisa pindah ke lokasi kunjungan selanjutnya.