Guru SMP
Marno selama ini dipercaya menjadi ketua tim pemenangan politik oleh Ekya.
Baca Juga:
Sepanjang Libur Lebaran Idulfitri, Pemkab Angkut 8.126 Ton Sampah dari Pulau Harapan
“Beliau kebetulan ketua tim pemenangan saya dan pengurus Sambo Solo. Beliau juga guru di SMP Diponegoro. Itu rekan kecil saya sejak kecil. Dia waktu di karang taruna kelurahan dan kecamatan kebetulan sama saya terus. Dia juga baru saja menikah,” urainya.
Seingat Ekya sahabatnya itu akhirnya bisa duduk di pelaminan dengan penuh kebahagiaan sekira empat bulan lalu.
“Jadi beliau memang agak terlambat menikahnya, baru sekitar dua sampai tiga bulan mendapatkan Mbak Iswanti. Tapi malah ikut jadi korban kecelakaan sore tadi,” kata Ekya yang saat dihubungi tengah berada di RS Panembahan Senopati Bantul.
Baca Juga:
Belanja Pakai Uang Palsu, Wanita di Kawasan Kemang Jaksel Diciduk Polisi
“Saya di RS Panembahan Senopati Bantul. Ini sudah persiapan 14 ambulans mau dibawa ke DKR [RSUD Ir Soekarno] Sukoharjo dulu, kemudian nanti diserahkan kepada pihak keluarga oleh DKR Sukoharjo,” imbuh Ekya.
Ihwal rencana pemakaman Marno dan istrinya Ekya memperkirakan pada Senin (7/2/2022).
Namun, jam pemakaman masih menunggu informasi lebih lanjut dari keluarga.