"Dengan kesadaran yang lebih tinggi, kita bisa mengurangi beban lingkungan. Jangan sampai setelah 8 April nanti, sampah justru menumpuk di berbagai sudut kota," ucapnya.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan warga Kota Pekalongan semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah yang lebih baik dan bertanggung jawab.
Baca Juga:
PLN UID Jakarta Raya Dorong Pengelolaan Sampah Biomassa Jadi Energi Bersih untuk Dukung NZE 2060
"Kami berharap, masyarakat semakin sadar bahwa sampah yang mereka hasilkan bisa berdampak luas. Dengan memilah sejak dari rumah, kita bisa mengurangi jumlah sampah yang berakhir di TPA," tambahnya.
[Redaktur: Sutrisno Simorangkir]