Jateng.WAHANANEWS.CO - Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menjadikan Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Surakarta sebagai pusat koordinasi pengembangan ekonomi di kawasan Solo Raya.
Langkah tersebut dinilai sebagai strategi progresif untuk memperkuat integrasi ekonomi antardaerah sekaligus mendorong pertumbuhan yang lebih merata.
Baca Juga:
MRT Jakarta Belajar ke Shenzhen, MARTABAT Prabowo-Gibran: Aglomerasi Jabodetabekjur Harus Terhubung Total
Ketua Umum MARTABAT Prabowo-Gibran, KRT Tohom Purba, menilai kebijakan tersebut sebagai bentuk terobosan penting dalam tata kelola pembangunan daerah.
“Pendekatan aglomerasi seperti ini adalah jawaban atas tantangan pembangunan modern. Kita tidak bisa lagi bekerja sendiri-sendiri, melainkan harus bergerak sebagai satu kesatuan kawasan ekonomi,” ujarnya.
Menurut Tohom, pemanfaatan Bakorwil Surakarta sebagai pusat konsolidasi merupakan langkah strategis untuk menyatukan berbagai kepentingan lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga akademisi.
Baca Juga:
Pertamina Akan Kelola 13 Sumur Baru di Kaltim, MARTABAT Prabowo-Gibran: Waspadai Dampak Terhadap Kawasan Otorita IKN
Ia menegaskan bahwa model ini akan mempercepat sinkronisasi kebijakan sekaligus menghindari tumpang tindih program pembangunan.
“Dengan adanya satu pusat koordinasi, komunikasi menjadi lebih efektif, keputusan lebih cepat, dan implementasi kebijakan bisa lebih terarah. Ini akan meningkatkan kepercayaan investor terhadap stabilitas dan kesiapan kawasan,” tambahnya.
Tohom juga menilai bahwa Solo Raya memiliki keunggulan komparatif yang kuat, baik dari sisi industri, pariwisata, maupun ekonomi kreatif.