Terlebih lahan di bukit itu rata-rata selama ini hanya ditanami tanaman tahunan, semisal pohon kalapa, dan durian.
Lokasi yang cukup jauh dari kampung dan susah dijangkau juga membuat warga jarang-jarang menengok kebunnya.
Baca Juga:
Awal Tahun 2026,Bupati Karo Pimpin Apel Gabungan ASN Pemkab Karo.
Man, salah satu pemilik lahan dari Desa Wadas mengaku tak khawatir kehilangan mata pencaharian.
Ia masih memiliki lahan di tempat lain untuk bercocok tanam.
"Masih ada lahan di tempat lain, " katanya.
Baca Juga:
Dua Jalur Aktif, PLN Perkokoh Sistem Kelistrikan Aceh melalui Transmisi Pangkalan Brandan–Langsa
Gubernur Ganjar Pranowo saat mengunjungi Desa Wadas, Rabu (9/2/2022) lalu, mewanti-wanti warga agar mempergunakan uang ganti untung lahan untuk hal produktif.
Misalnya dengan membeli lahan pertanian di tempat lain, atau membuka atau mengembangkan usaha di sektor lain.[non]