Ia berharap, sekolah di pedesaan ini bisa memfasilitasi anak didik keliling dunia dan memiliki mimpi besar menjadi tokoh besar.
"Bahkan, saat ini ada tiga warga Kudus yang menjadi menteri. Mulai dari dirinya, kemudian Ferry Juliantono dan Nusron Wahid," ujarnya.
Baca Juga:
Dinas Pendidikan Kapuas Berkomitmen Dukung Pendidikan Siswa SD Kurang Mampu di Kalteng
Wakil Kepala SDA Mulida Getasrabi Kudus Ulin Niam mengungkapkan untuk kelas bilingual sudah dipersiapkan sejak satu tahun yang lalu dan segera membuat kelas ICP.
"Alhamdulillah kami mendapat bantuan dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk meja dan kursi yang dengan mitra Lazismu Kudus," ujarnya.
Nantinya, kata dia, pada tahun ajaran baru 2026/2027 dibuka empat kelas, sedangkan tiga kelas untuk regular dan satu kelas ICP dengan daya tampung siswa 28 anak.
Baca Juga:
Jalan Kaki di Tengah Hutan Lewati Pegunungan Terjal, Kapolres Bersama Dandim Kunjungi SD Viral di Nias
[Redaktur: Sutrisno Simorangkir]