WahanaNews-Jateng | Jasa Marga Semarang-Batang prediksikan pemberlakukan skema one way atau satu arah di jalan tol oleh kepolisian saat mudik Lebaran 2022 akan berpotensi perlambatan arus di ruas simpang susun Krapyak.
Direktur Utama PT Jasa Marga Semarang-Batang, Prajudi, mengatakan perlambatan arus tersebut karena terjadi penyempitan lajur dari semula dua lajur menjadi satu lajur.
Baca Juga:
Survei 2025 Ungkap Gen Z Paling Toleran dan Unggul dalam Literasi Al-Qur’an
Sehingga, secara kecepatan kendaraan tentunya akan berkurang.
“Sistem one way juga mempengaruhi lajur kendaraan yang masuk ke jalan tol dalam kota. Seperti di sekitar tanjakan kampus Unisbank Kota Semarang,” kata Prajudi, Jumat (22/4/2022).
Tanjakan jalan tol di sekitar Unisbank, lanjut Prajudi, akan menyebabkan perlambatan kecepatan kendaraan pemudik.
Baca Juga:
Wamen PANRB dan Wamenhub Tinjau Posko Pusat Angkutan Nataru 2026, Pastikan Layanan Publik Tetap Optimal
Sehingga, masih ada potensi perlambatas kendaraan meski truk tidak boleh melintas lajur tersebut.
Selain itu lanjutnya, di ruas simpang susun Jangli juga diprediksi akan terjadi kemacetan.
Meski kapasitas ruas tol Jangli masih cukup menampung kendaraan para pemudik, namun kecepatannya akan berkurang saat melaju di putaran menuju dalam Kota Semarang.