Harga Pupuk Mahal
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Pada musim hujan, biaya operasional menanam cabai biasanya naik 2 kali lipat.
Sebab di musim hujan, cabai rawan terserang penyakit yang akan mempengaruhi jumlah panen.
“Musim hujan seperti ini biaya operasional banyak. Mulai dari pestisida dua kali lipat. Bisanya cukup menyemprot (obat anti jamur) seminggu sekali, sekarang seminggu dua kali. Perawatan lebih mahal kalau musim seperti ini.”
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Menurut Nanang sudah lebih dari 1 tahun harga pupuk dan obat-obatan untuk hama tanaman cabai melonjak.
Pupuk NPK Mutiara yang sebelumnya seharga Rp 480 ribu per sak (ukuran 50 kg), sekarang melonjak menjadi Rp 700 ribu.
Pupuk Organik Petroganik yang disubsidi pemerintah dari semula seharga Rp 20 ribu sekarang menjadi Rp 35 ribu. Pupuk Phonska yang juga termasuk pupuk bersubsidi sekarang harganya tembus sekitar Rp250 ribu per 50 kilogram dari semula berkisar Rp 100 ribu.