WahanaNews-Borobudur | Dua ternak sapi di Magelang terkena penyakit mulut dan kuku atau PMK.
Hasil ini berdasarkan pemeriksaan darah yang dilakukan Balai Besar Veteriner Yogyakarta.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
"Dua sapi hasilnya positif (PMK). Hasil keluar tadi malam (Selasa, 24 Mei)," ungkap Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Dispeterikan) Kabupaten Magelang Joni Indarto dilansir dari Suara Merdeka, Rabu (25/5).
Joni menyebut kedua hewan ternak tersebut ditemukan terindikasi PMK di Pasar Muntilan.
Kedua hewan telah diobati dengan antibiotik oleh Dispeterikan Kabupaten Magelang.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Joni mengklaim kondisi keduanya sudah membaik dan menuju kesembuhan.
"Yang dinyatakan positif ini sudah membaik keadaannya. Sudah mau makan, jadi menuju pemulihan untuk kesembuhan," ujarnya.
Sebelumnya, Dispeterikan menemukan sembilan sapi dan satu kerbau diduga terpapar PMK.