PTM di Semarang akan dihentikan selama dua pekan mulai hari ini.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta agar ketentuan pembelajaran tatap muka (PTM) dan pembelajaran jarak jauh (PJJ) menyesuaikan kebijakan dan hasil evaluasi di masing-masing daerah.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Hal tersebut, berlaku di tingkat SMA/SMK yang kewenangannya di Pemerintah Jawa Tengah.
Ganjar mengatakan, penyesuaian itu agar tidak ada berbenturan kebijakan di level pemerintahan, misalnya Pemkot Surakarta dan Pemkot Semarang.
“Ketika Solo sama Semarang melakukan PJJ ya kami ngikut. Biar level setiap kebijakan tidak berbenturan maka kami minta untuk mengikuti per kabupaten/kota yang ada," kata Ganjar, dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/2/2022).
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Ganjar menambahkan, ketentuan pelaksanaan pembelajaran di setiap kabupaten/kota tidak harus seragam.
"Kami menyesuaikan kabupaten/kota. Kalau kemudian satu kabupaten/kota memutuskan harus dievaluasi, maka seluruh layer pendidikan harus mengikuti.”
“Jadi, tidak harus seragam," kata Ganjar.