“Anak didik kita belajar dari rumah lewat PJJ," katanya, Senin (7/2/2022).
Lebih lanjut, Hendrar Prihadi atau yang akrab dipanggil Hendi ini menjelaskan, kebijakan diambil untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 tidak meluas.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
"Beberapa SMA, SMK, SMP, ada siswa siswi yang kena."
"Kebanyakan tanpa gejala tapi apapun kalau tidak disterilisasi penyebaran sangat cepat," ucapnya. [rda]