“Ada banyak karyawan swasta yang perlu dijaga kesehatannya saat hamil. Penanganan stunting akan melibatkan para pengusaha,” katanya.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Kabupaten Semarang Bambang Pujiyarto menyampaikan, pihaknya menyiapkan dana Rp1,6 miliar untuk memberikan tambahan makanan kepada 661 orang balita, yang mengalami gizi buruk.
Baca Juga:
Pemkab Dairi Laporkan Kinerja Aksi Konvergensi Penurunan Stunting
Selain itu, lanjutnya, juga akan dikerahkan kader kesehatan untuk melakukan pemantauan perkembangan fisik balita dan pendampingan gizinya.
“Hasilnya akan menjadi dasar, apakah diperlukan intervensi untuk mencegah terjadinya stunting,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, juga diserahkan peralatan pencegahan stunting kepada petugas kesehatan di 16 kecamatan.[gab]