Adapun beberapa jalur alternatif di Kota Semarang bisa melalui jalur Kendal–Ungaran via Gunungpati.
Sementara pengendara dari arah barat yang hendak ke Solo dan sekitarnya bisa melalui jalur Sukorejo–Boja–Gunungpati, hingga tembus ke Ungaran.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
"Dengan jalur alternatif ini, pengendara dari arah barat tidak perlu melewati pusat Kota Semarang. Sehingga kemacetan arus lalu lintas di pusat kota bisa diminimalisir," harapnya.
Sebelumnya, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, seluruh petugas baik TNI, Polri, Forkopimda lainnya, termasuk aparat Pemerintah Kota Semarang akan diterjunkan pada arus mudik tahun ini.
Menurutnya, ada sekitar 20 juta orang yang akan masuk ke Jawa Tengah, tak terkecuali Kota Semarang. Prediksi itu meningkat dari sebelumnya hanya diperkirakan 8,5 juta orang.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
"Dengan semakin banyaknya orang yang masuk ke Jawa Tengah, ini jadi tugas luar biasa," paparnya. [rda]