Nantinya, juru parkir bisa menggunakan ponsel berbasis android.
Endro juga mengatakan bahwa pihaknya sedang dalam tahap penjajakan dengan sejumlah vendor sebagai pihak ketiga yang menawarkan kerjasama transaksi parkir nontunai.
Baca Juga:
Hinca Panjaitan: Jangan Asal Tangkap Rakyat
"Kami jajaki mana yang paling tepat dan menguntungkan untuk Kota Semarang. Karena ini sedang tahap uji coba, kami berusaha melakukan efektifitas yang penting optimal. Pada tahap awal, masih menggunakan HP android dari jukir," ujarnya. [rda]