"Dalam surat keterangan dokter ada kematian kurang wajar dengan tanda kekerasan di vagina dan dubur. Dari adanya itu kita buatkan laporan polisi, sementara kondisi korban sudah dimakamkan. Dengan adanya dugaan kematian tidak wajar lakukan, pembongkaran dan otopsi hari itu juga. Terbukti adanya kematian yang diakibatkan kekerasan seksual," ujar Dony.
WD juga berdalih kepada mantan istrinya bahwa korban sakit demam sehingga harus dibawa ke rumah sakit. Ia berusaha menutupi perbuatan bejatnya itu.
Baca Juga:
Wakil Bupati Sumedang Tutup SPARTAN 3x3 Spendasu Championship 2026, Motivasi Generasi Muda Raih Prestasi Lewat Olahraga
"Bilang ke mantan istri, dia (korban) demam," katanya.[rda]