Sedangkan, pedagang sembako, Sanjaya mengatakan, telah tiga pekan menempati Pasar Kanjengan.
Selama berjualan, pembeli memang masih sangat jarang. Hanya langganan lama saja yang sudah mengetahui dirinya pindah di Pasar Kanjengan.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Sama seperti Narmi, dia juga menjadi korban kebakaran di Pasar Johar Relokasi MAJT. Dia sempat vakum berjualan selama sepekan.
Dia menyiapkan lapak di Pasar Kanjengan.
"Sempat vakum seminggu setelah kebakaran buat nyiapin lapak ini, kan semula kosong. Setelah jadi, langsung jualan disini," paparnya.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Dari informasi yang ia terima, pedagang akan mulai menempati pada akhir Maret ini. Dia berharap, kabar tersebut benar agar Pasar Kanjengan bisa segera ramai. [rda]