Tanggul Laut
Selain terdapat rest area di pinggir laut, Tol Semarang-Demak juga berfungsi sebagai tanggul laut untuk mengantisipasi banjir yang selama ini kerap melanda kawasan Kaligawe di Kota Semarang dan Sayung di Demak. Tol tanggul laut itu akan memiliki panjang sekitar 6,2 km.
Baca Juga:
BPK Perwakilan Sumut Terima LKPD Unaudited TA 2025 dari Pemkab Karo Tepat Waktu Sesuai Amanat Undang-Undang
Dikutip dari laman resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Tol Semarang-Demak memiliki panjang sekitar 26,7 km.
Tol ini akan dibagi dua seksi yakni Seksi I Semarang/Kaligawe-Sayung sepanjang 10,39 km dengan kebutuhan biaya mencapai Rp10,56 triliun.
Baca Juga:
Arus Mudik Lebaran Usai, PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025
Sementara Seksi 2 Sayung-Demak sepanjang 16,31 km dengan kebutuhan biaya mencapai Rp4,3 triliun.
Jika pembangunan Seksi I Tol Semarang-Demak belum dimulai, maka lain halnya dengan konstruksi Seksi 2 Sayung-Demak yang saat ini telah mencapai progres 64% dan ditarget selesai pada Oktober 2022.
Secara teknis Jalan Tol Semarang – Demak Seksi 2 akan memiliki dua simpang susun (SS), yakni SS Sayung dan SS Demak.