Namun demikian semua rekayasa lalu lintas merupakan diskresi dari Kepolisian.
PT Jasamarga akan terus mendukung dari sisi fasilitas, petugas, dan informasi.
Baca Juga:
DPR Soroti Rencana Penutupan Prodi, Dorong Transformasi Bukan Eliminasi
"Kami menghimbau agar pengguna jalan tidak melakukan perjalanan saat puncak arus mudik maupun arus balik."
"One way dan contra flow salah satu solusi telah disampaikan masyarakat. One way akan diinformasikan pemerintah," terangnya.
Heru berpendapat masyarakat diminta agar tidak bersamaan melakukan perjalanan saat puncak arus mudik karena melihat dari sisi kapasitas jalan.
Baca Juga:
DPR Kritik Harga Tiket Domestik, Lebih Mahal dari Rute Luar Negeri
Oleh sebab itu pengguna jalan diharapkan kerjasamanya dengan memanfaatkan waktu cuti bersama diberikan pemerintah.
"Masyarakat bisa menggunakan waktu tambahan cuti bersama yang diberikan pemerintah selama 4 hari. Ini bisa digunakan."
"Kami berharap pengguna jalan bisa lebih flexibel," tutur dia.