Hanya berkisar puluhan dan dibagikan kepada masyarakat serta beberapa tokoh di Kota Solo.
Sehingga dapat dipastikan tak ada undangan khusus kepada tokoh tertentu.
Baca Juga:
Survei 2025 Ungkap Gen Z Paling Toleran dan Unggul dalam Literasi Al-Qur’an
Untuk tema dipastikan tema yang ada bakal mengangkat semangat kebersamaan di tengah pandemi melalui jenang.
"Jenis jenang, kita akan rumuskan kembali, karena kita mempunyai 22 jenang, dimana 22 jenang itu, 17 diantaranya itu yang mengiringi perpindahan Keraton Solo pada waktu itu," ungkapnya.
Dia turut memaparkan nantinya bakal ada sarasehan membahas serta mengolah tentang metamorfosa jenang dalam giat tersebut.
Baca Juga:
Wamen PANRB dan Wamenhub Tinjau Posko Pusat Angkutan Nataru 2026, Pastikan Layanan Publik Tetap Optimal
Dengan adanya Festival Jenang ini, Slamet berharap agar para pengusaha milenial bisa menjadikan jenang sebagai produk pangan yang kekinian dan diminati berbagai kalangan.
"Yang kita harapkan nanti Mas Wali bisa memberikan semangat untuk usahawan-usahwan milenial itu me-make over jenang tradisional menjadi produk kekinian. Dari sesaji menjadi sajian,” pungkasnya. [rda]