Masjid Kampung Cengklik sendiri merupakan masjid yang di wakafkan ke organisasi Nahdlatul Ulama Kota Solo di atas lahan milik H. Samidi dengan luas 390m2 dan Joko Santosa seluas 457m2.
Ketua PCNU Kota Surakarta Mashuri, mengatakan Masjid Kampung Cengklik dibangun dengan gaya arsitektur Jawa berbentuk limasan.
Baca Juga:
Solo Siapkan Strategi Baru jadi Kota Metropolitan
"Sebagai perpaduan nilai keislaman dan kearifan lokal yang menjunjung tinggi filosofi Jawa," ungkapnya.
Bangunan masjid tersebut menggunakan bahan dasar kayu jati.
"Selama dua setengah bulan pengerjaan pembangunan Masjid Kampung Cengklik rampung dikerjakan," ungkapnya.[zbr]