Termasuk pada Rabu malam harinya, Bupati kembali mendatangi tempat pengungsian banjir di Kedungweru, dan Demangsari.
"Yang terlihat hanya camatnya, perangkatnya saya lihat tidak ada. Dari kemarin dua hari saya di sana tidak terlihat."
Baca Juga:
Pemerintah Resmikan Biodiesel B50, Indonesia Tak Lagi Impor Solar dan Hemat Devisa Rp170 Triliun
"Untuk itu, saya minta para perangkatnya berserta camat untuk dirotasi ke tempat lain. Hari ini saya tandatangani," ujar Bupati, Jumat (18/3/2022)
Di saat kondisi darurat seperti ini, menurut dia, pemerintah harus responsif dalam melakukan penanganan bencana.
Camat kata dia, harus aktif berkoordinasi dengan Forkompincam dan bisa menggerakkan perangkatnya untuk terlibat aktif dalam penanganan bencana ini.
Baca Juga:
Persija Resmi Datangkan Kerim Memija, Bek Berpengalaman Eropa Dikontrak Dua Musim
Makanya ia sempat memerintahkan pendirian posko di tiap-tiap kecamatan untuk mempercepat penanganan.
Banjir di beberapa wilayah kecamatan di Kebumen memang sudah surut. Tapi proses recovery masih terus berlanjut Pengungsi juga masih banyak bertahan di di camp-camp.
"Selama status kebencanaan ini belum kita cabut, kita semua harus standby. Aktif memberikan pendataan tentang situasi dan kondisi di lapangan, " katanya