"Namun ternyata liburannya itu harga normal," ucap Donny.
Setelah mengetahui uang deposito yang dipercayakan kepadanya ludes, pelaku RSS berniat kabur dari rumah dengan mengajak anaknya untuk menginap di hotel.
Baca Juga:
Ilham Permana: Ukur Keberhasilan Pariwisata dari Nilai Ekonomi, Bukan Jumlah Wisatawan
"Oleh karenanya yang bersangkutan sangat-sangat takut apabila hal ini diketahui oleh suaminya," tutur Donny.
"Dia menginap satu malam di sebuah hotel di Semarang."
Namun, dalam pemeriksaan sebelumnya, kata Donny, pelaku mengaku jika uang tabungan keluarganya itu habis karena terjerat pinjaman online atau pinjol.
Baca Juga:
BPOM Peringatkan Bahaya Obat Herbal Campuran Bahan Kimia, 12 Produk Ditemukan Beredar
"Motif ibu bunuh anaknya karena uang tabungan keluarga ludes untuk melunasi hutang pinjol," katanya kepada awak media pada pemeriksaan sebelumnya.
Donny menjelaskan, pelaku RSS mengaku membayar utang pinjol sekaligus dengan bunganya tanpa sepengetahuan suaminya.
Adapun utang pinjol berikut bunganya yang ditanggung RSS sebanyak Rp 12 juta per tahun.