Sebenarnya, dia sudah beberapa kali mengirimkan laporan ke dinas terkait tentang adanya sampah tersebut. Namun, sampai saat ini belum ada tindakan.
"Saya sudah sering kirim foto melalui website pengaduan dinas terkait namun belum ada tindakan," katanya.
Baca Juga:
Pengurus IGORNAS Sumedang Resmi Dilantik, Pelatihan Pelatih Tinju Dasar Digelar untuk Guru Olahraga
Selain populasi ikan, sampah-sampah tersebut juga berpotensi menyebabkan dampak kesehatan bagi masyarakat
Pasalnya biota laut yang ditangkap nelayan dari sekitar tumpukan sampah kemungkinan telah tercemar.
Salah satu kandungan yang mungkin mencemari hasil tangkapan di sekitar tumpukan sampah adalah mikroplastik.
Baca Juga:
Dukung Ketahanan Pangan,Bupati Karo Bersama Wagubsu dan Forkopimda Karo Panen Raya Padi Sawah Diarea Terdampak Banjir.
"Mikroplastik dimakan ikan kemudian ikannya dikonsumsi," katanya. [rda]