"Pada saat tertentu rasionalitas kita masih terjaga. Kok tiba-tiba orang gampang meminta," tutur Joko.
Ia menilai, hal tersebut sebuah keprihatinan, kecuali jika orang tersebut sudah berusaha sebaik-baiknya dan berusaha maksimal.
Baca Juga:
Prabowo Singgung Pilpres 2029, Sebut AHY Bisa Berdampingan dengan Gibran
"Saya beberapa kali review usia masih sekian (muda) kok gampang banget minta, ya itu harus ada mentalitas Kita di masyarakat Kita," ungkapnya.
Menurutnya, kejadian itu membuat banyak orang sadar bahwa sampai saat ini masih banyak akses ekonomi dan pekerjaan yang belum terjawab.
"PR (pekerjaan rumah) bagi kita semua, apalagi saya enggak menyinggung siapa. Kita punya kontribusi yang bisa di distribusikan," urainya.
Baca Juga:
Wapres Gibran Apresiasi Gerak Cepat Mentan Amran di Sektor Pertanian
Ia mengaku, setelah viral karena memperbaiki jalan senilai Rp 2,8 miliar, ada kehidupan dia yang berubah.
"Banyak hal yang berubah, jadi terkenal iya. tapi yang tidak berubah adalah persepsi Saya prasangka Saya selalu positif," ujarnya.
"Prasangka apa pun pada ketentuan Allah, Tidak punya pikiran yang hal yang kurang bagus di hati saya, capek rugi nanti," imbuhnya.[zbr]