“Memang itu [kontruksi lampion] dekorasi untuk indoor. Misalnya saat orang nikahan. Kalau di luar enggak pas hujan angin aman. Tapi kan tadi hujan dan angin, mungkin tidak dipersiapkan untuk ketahanannya,” terangnya.
Sumartono menambahkan tim dekorasi dan panitia segera merenovasi dan memperkuat lampion yang roboh itu pada Selasa (1/2/2022) sore.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
”Ya, sudah saya pesen [sampaikan]. Lebih diperkuat. Ini cuma kayu,” imbuhnya.
Renovasi
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
Ia juga berharap proses renovasi bisa selesai dengan cepat.
Lampion shio macan ditargetkan tetap menyala sampai hari-hari selanjutnya.
“Iya dinyalakan seperti semula. Semoga malam ini selesai,” imbuhnya.