"Saat itu disetujui oleh pembimbing, hasilnya digunakan untuk menunjang kegiatan dinas di bidang ketersediaan, distribusi, dan konsumsi pangan," katanya.
Ia mengatakan melalui aplikasi tersebut salah satunya dapat diketahui seberapa besar stok yang ada di pasaran dengan kebutuhan konsumsi masyarakat. Dengan demikian, diharapkan alur distribusi bahan pokok dapat berjalan dengan lancar.
Baca Juga:
KRT Tohom Purba Sampaikan Belasungkawa Atas Meninggalnya Raja Keraton Solo Sri Susuhunan Paku Buwono XIII
"Termasuk juga dapat digunakan untuk mengetahui kapan kira-kira akan terjadi inflasi dan deflasi," katanya.
[Redaktur: Sutrisno Simorangkir]