Airlangga mengatakan wedangan sendiri memiliki sejarah yang cukup lama.
Dimana sudah ada sejak 1900-an, berbarengan dengan adanya pabrik listrik atau pembangkit listrik pertama di wilayah Keraton Kasunanan Surakarta.
Baca Juga:
Pemerintah Percepat Relokasi Warga Bantaran Rel, Targetkan 800 Unit Hunian Baru
Ketua Umum Partai Golkar itu pun tak heran jika wedangan menjadi favorit banyak orang. Sebab disini tidak ada sekat sosial untuk menikmati wedangan.
Semua profesi, kata dia, bisa berkumpul dengan santai dan asoy.
"Wedangan itu saya banget. Orang yang suka jajan, hobi makan, suka kuliner, tapi bercita-cita langsing kaya Mas Gibran," canda Airlangga.
Baca Juga:
Menpora Resmi Angkat Muhammad Gustri Oktaviandi sebagai Dirut LPUK Kemenpora
Dia mengharapkan, keberadaan sentra ini dapat menjadikan masyarakat mempunyai wadah untuk melangsungkan kegiatan dan mendorong kewirausahaan.
"Pemerintah selalu membantu, mendukung dan memfasilitasi usaha kecil dan menengah, termasuk pedagang kaki lima dan warung, dalam hal ini tempat wedangan ini," ucapnya.
Adapun alasan pembukaan sentra wedangan ini sebelum bulan puasa, dikatakan Airlangga supaya kegiatan perekonomian bergerak kembali.