"Yakinkan lagi item dan jumlah isian di setiap titik. Besok ada rencana uji coba akses internet, tolong dimanfaatkan dengan baik agar semuanya benar-benar siap," kata Tandyo.
Sementara itu, Menkop Ferry Juliantono mengatakan persiapan menjelang peluncuran nasional KDKMP terus dipercepat agar koperasi yang diresmikan Presiden benar-benar siap beroperasi dan dapat langsung melayani masyarakat.
Baca Juga:
Gubernur Jateng Optimistis Bebas Sampah 2028 Lebih Cepat dari Target Nasional
Menurut dia, peluncuran pada 16 Mei mendatang bukan sekadar seremoni, melainkan peresmian koperasi yang telah memiliki kesiapan bangunan fisik, gudang, gerai, perlengkapan, barang dagangan, hingga sumber daya manusia.
"Rencana launching (peluncuran) 16 Mei oleh Bapak Presiden adalah launching Koperasi Desa Merah Putih yang siap operasional, artinya kesiapan bangunan fisik, gudang, gerai, alat kelengkapan, barang dagangan, termasuk sumber daya manusia, semuanya siap meskipun belum sempurna," katanya.
Ia mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk TNI, pemerintah daerah, dan BUMN yang dinilai telah bekerja cepat dalam menyiapkan Banyumas sebagai salah satu lokasi percontohan nasional.
Baca Juga:
Ikuti Google Maps, Pemudik Banyumas Nyasar ke Hutan Pemalang
Ia juga menekankan pentingnya penguatan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal agar dapat menjadi bagian dari rantai pasok koperasi desa.
"Kita harus memberikan prioritas untuk mendampingi produk UMKM, mengkurasi, menginkubasi, bahkan kalau perlu membiayai supaya produk-produknya benar-benar berkualitas, berkelanjutan, dan layak dijual di koperasi desa Merah Putih," katanya.
Menkop Ferry mengharapkan keberadaan KDKMP menjadi model badan usaha milik masyarakat desa/kelurahan yang dikelola secara modern, profesional, dan mampu memberi manfaat ekonomi secara langsung bagi anggota maupun masyarakat luas.