Ia berharap setelah ada perbaikan, maka program pembibitan atlet renang di Kabupaten Kudus lebih optimal. Masyarakat umum juga bisa memanfaatkannya untuk berolahraga.
Fathoni, pelaksana pembangunan, mengungkapkan kondisi yang ada sebelumnya semua saluran air yang berjumlah enam titik tidak berfungsi maksimal.
Baca Juga:
Tragedi di Gunung Muria: Pendaki Perempuan Tewas Terjatuh ke Jurang Saat Ambil Foto
Selain itu, kata dia, sirkulasi air juga tidak bisa berjalan normal, sehingga upaya pembersihan air kolam juga terhambat.
Perbaikan yang dilakukan, imbuh dia, selain landasan kolam, juga menambahkan unit mesin pompa air dari sebelumnya dua unit menjadi delapan unit mesin pompa untuk optimalisasi sirkulasi air.
[Redaktur: Sutrisno Simorangkir]