WahanaNews-Jateng | Tanaman Talas pada umumnya dibiarkan tumbuh liar di kebun atau pekarangan.
Kalaupun sengaja ditanam, tanaman itu tak menjadi komoditas pokok.
Baca Juga:
Komisi III DPR Kaji Pembentukan Komite Perampasan Aset Independen dalam RUU Perampasan Aset
Tanaman itu kerap dipandang sebelah mata.
Tapi anggapan itu tak lagi berlaku bagi sebagian warga di Banjarnegara.
Mereka sengaja membudidayakan tanaman itu setelah diketahui punya nilai ekonomi tinggi.
Baca Juga:
Rieke Diah Pitaloka Soroti Dugaan Ketimpangan Penegakan Hukum terhadap WNA dan WNI
Tanaman Talas yang biasanya hanya diambil ubinya, ternyata juga bermanfaat daunnya.
Daun Talas kini kian populer karena bisa dimanfaatkan sebagai pengganti tembakau dalam industri rokok.
Di rumahnya, Desa Karanganyar Kecamatan Purwanegara, Suhadi sibuk memasukkan daun Talas yang telah kering atau menguning ke mesin pencacah.